Pasti Halal Dot Com

Gaya Hidup Halal Anda Bisa Dibawa ke Jepang!

“Pada tahun 1930 an hanya ada 2 masjid di seluruh Jepang. Sekarang sudah terdapat lebih dari seratus masjid di seantero Jepang” kata Wakil Duta Besar Jepang untuk Indonesia, seperti dikutip di Wikipedia Indonesia. Fasilitas ibadah bagi muslim memang tidak sulit ditemukan di negri matahari terbit ini sekarang. Bahkan,  saat pesawat Anda mendarat di bandara-bandara internasional di Jepang, dengan mudah akan Anda temukan tempat khusus untuk sholat. Fasilitas lain seperti rumah makan halal, hotel yang menyediakan sarapan halal, dan informasi segala macam tentang halal juga ada di mana-mana.

Apakah karena muslim di Jepang sekarang berjumlah banyak? Tidak ada sensus atau survey resmi tentang agama penduduk Jepang, sehingga tidak ada data valid tentang itu. Sebagian orang menyatakan bahwa bilangan jumlah muslim hanya beberapa ratus. Abu Bakr Morimoto (tokoh muslim Jepang), saat ditanya soal ini manjawab, “Berbicara jujur, hanya seribu. Dalam pengertian lebih umum, jika kita memasukkan mereka yang memeluk Islam tetapi tidak mengamalkan agama, umpamanya hanya untuk perkawinan, bilangannya mungkin dalam beberapa ribu.”.

Jepang memang merupakan negara yang persentuhannya dengan islam bisa dikatakan sangat kecil sejak zaman lama. Tidak seperti negara-negara Eropa, Afrika, dan bahkan Cinayang bersentuhan langsung dengan islam sejak awal perkembangannya,  Jepang tidak  mengalami hubungan semacam itu. Tidak ada perang, penjanjian ekonomi dan militer, ataupun konflik kultural secara langsung.Persentuhan yang lumayan besar baru terjadi saat Jepang menganeksasi Asia Tenggara, termasuk Indonesia. Saat itulah elite Jepang mulai merasa perlu sedikit mempelajari kultur muslim. Salah satu hasilnya, konon, ketika seorang pilot atau anggota pasukan tertangkap tentara Indonesia yang muslim, mereka diajari berteriak dengan kalimat Laa ilaha ilallah, agar tidak dibunuh.

download-12

Lalu, dengan data penduduk yang warnanya seperti itu, mengapa sekarang banyak fasilitas khusus untuk menjalankan gaya hidup islam? Sejak Jepang meberlakukan politik bebas visa tahun 2013, ternyata kunjungan wisatawan terbesar adalah dari negara-negara muslim, seperti Malaysia, Brunei, Iran, Indonesia, Maroko, dan lain-lain. Jepang memang menjadi tujuan utama kperluan bidang pendidikan, teknologi, bisnis, dan wisata populer. Sejumlah besar muslim malah tinggal menetap beberapa tahun di sana. Sebagian menetap untuk tujuan pendidikan, sebagian yang lain bekerja di negri Sakura itu. Masyarakat muslim Indonesia tercatat sebagai pemukim terbesar, disusul Malaysia, Pakistan, dan negara-negara Timur Tengah.

Jadi, tidak heran kalau Jepang terus berupaya menjadi negara yang ramah islam. Ada dollar berlimpah di bisnis yang berkait dengan  islam! Pebisnis rela melakukan apa saja untuk menjemput uang besar ini. Mereka memang tidak peduli dan tidak percaya halal haram. Tapi mereka percaya bahwa mereka bisa mendapat limpahan dollar bertumpuk dari penyediaan fasilitas halal ini.

Akibatnya, di hampir semua kota di Jepang ditawarkan restoran dan rumah makan halal. Bukan hanya di kota besar seperti Tokyo. Di kota-kota lain seperti Hokaido, Kyoto, Saitama, Chiba, Oita, Shiga dan banyak lagi, sahabat muslim akan mendapatkan tawaran restoran halal, hotel dengan menu sarapan halal, dan petunjuk-petunjuk di mana sahabat muslim bisa melakukan sholat.

iklan hala ekspo Jepang
iklan halal ekspo Jepang

 

iklan aplikasi info resto halal
iklan aplikasi info resto halal

Bukan hanya itu. Di Jepang juga sering diadakan Halal Expo, yang menampilkan penawaran restoran halal, produk halal (pabrikan), busana muslim, dan semua produk halal baik di bidang barang maupun jasa. Expo semacam ini selalu diminati pelaku bisnis di Jepang. Mereka mencari inspirasi dan peluang bisnis baru berkait dengan membengkaknya bisnis penyediaan barang dan layanan halal bagi konsumen muslim. Selain peluang bisnis  dalam negri mereka, pebisnis juga terus mencari peluang ekspor barang dan jasa apapun ke negri-negri muslim yang menguntungkan. Di ekspo-ekspo halal seperti ini mereka berharap bisa menguasai  niche islam ini.

Sebenarnya Jepang hanyalah salah satu negara berpenduduk bukan muslim mayoritas yang mengembangkan bisnis halal. Negara-negara lain banyak melakukan hal yang sama. Amerika Serikat misalnya, juga sangat hirau dengan peluang ini. Bahkan, negara ini telah menikmati pendapatan yang sangat besar dari booming pasar wisata global kaum muslim ini. Disebutkan, Amerika serikat bernasil mengambil 25% dari keseluruhan pasar wisata muslim yang diperkirakan mencapai 10 persen dari keseluruhan bisnis turisme ini.

Halal di JAL
JAL starts serving halal certified meals on select international flights

Apapun niat pebisnis di Jepang itu, kecenderungan ini tetap sangat menguntungkan muslim di manapun ketika berkunjung ke Jepang. Segala kemudahan mempertahankan gaya hidup halal tersedia di sana. Anda bisa membawa Gaya Hidup Halal Anda ke Jepang. Anda diterima dengan hangat dengan busana yang selama ini anda pakai dan semua yang Anda percaya sebagai bagian penting dari keislaman Anda. Anda tidak perlu was-was ketika akan menikmati kuliner di negri matahari terbit ini. Yang perlu Anda lakukan hanya bersiap dengan segala bentuk fasilitas pemberi informasi halal, baik yang tercetak ataupun yang ada di dunia maya. Salah satu blog yang menyediakan layanan informasi halal selama Anda di Jepang adalah Halal Media Japan. Blog ini menyediakan semua informasi tentang hotel halal, restoran halal, dan tempat ibadah (masjid) di puluhan kota di Jepang. (Diolah dari berbagai bahan)

Related Post

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Categories