Pasti Halal Dot Com

Fatwa MUI: Kosmetik Ini Haram!

Tahukah Anda bahwa kemungkinan besar kosmetik yang Anda gunakan tidak halal? Berhati-hatilah! Jika Anda salah pilih kosmetik, bisa jadi sholat Anda tidak syah karena ada najis yang dengan sengaja Anda lekatkan di tubuh.

Kosmetik yang kita pakai pada umumnya berasal dari negara-negara barat yang tidak menggunakan ketentuan halal haram dalam kehiduannya. Karenanya, penggunaan bahan kosmetik hanya berdasar kegunaan dan pengaruh positif terhadap keindahan dan kecantikan saja.
Untuk membantu masyarakat muslim dalam merawat tubhnya, Majelis Ulama Indonesia (MUI) telah mengeluarkan Fatwa yang menyangkut kosmetik halal. Berikut adalah ketentuan hukum dan rekomendasi tentang kosmetik halal.

Ketentuan hukum:

1. Penggunaan kosmetika untuk kepentingan berhias hukumnya boleh dengan syarat, bahan yang digunakan adalah halal dan suci, ditujukan untuk kepentingan yang dibolehkan secara syar’i; dan tidak membahayakan.
2. Penggunaan kosmetika dalam (untuk dikonsumsi/masuk ke dalam tubuh) yang menggunakan bahan yang najis atau haram hukumnya haram.
3. Penggunaan kosmetika luar (tidak masuk ke dalam tubuh) yang menggunakan bahan yang najis atau haram selain babi dibolehkan dengan syarat dilakukan penyucian setelah pemakaian (tathhir syar’i).
4. Penggunaan kosmetika yang semata-mata berfungsi tahsiniyyat, tidak ada rukhshah (keringanan) untuk memanfaatkan kosmetika yang haram.
5. Penggunaan kosmetika yang berfungsi sebagai obat memiliki ketentuan hukum sebagai obat, yang mengacu pada fatwa terkait penggunaan obat-obatan.
6. Produk kosmetika yang mengandung bahan yang dibuat dengan menggunakan mikroba hasil rekayasa genetika yang melibatkan gen babi atau gen manusia hukumnya haram.
7. kosmetika yang menggunakan bahan (bahan baku, bahan aktif, dan/atau bahan tambahan) dari turunan hewan halal (berupa lemak atau lainnya) yang tidak diketahui cara penyembelihannya hukumnya makruh tahrim, sehingga harus dihindari.
8. kosmetika yang menggunakan bahan dari produk mikrobial yang tidak diketahui media pertumbuhan mikrobanya apakah dari babi, harus dihindari sampai ada kejelasan tentang kehalalan dan kesucian bahannya.

Rekomendasi
1. Masyarakat dihimbau untuk memilih kosmetika yang suci dan halal serta menghindari penggunaan produk kosmetika yang haram dan najis, makruh tahrim dan yang menggunakan bahan yang tidak jelas kehalalan serta kesuciannya.
2. Pemerintah mengatur dan menjamin ketersediaan kosmetika halal dan suci dengan menjadikan fatwa ini sebagai pedoman.
3. usaha diminta untuk memastikan kesucian dan kehalalal kosmetika yang diperjualbelikan kepada umat Islam.
4. LPPOM MUI tidak melakukan sertifikasi halal terhadap produk kosmetika yang menggunakan bahan haram dan najis, baik untuk kosmetika dalam maupun luar.
5. LPPOM MUI tidak melakukan sertifikasi halal terhadap produk kosmetika yang menggunakan bahan yang tidak jelas kehalalan dan kesuciannya, sampai ada kejelasan tentang kehalalan dan kesucian bahannya.
Setelah membahas tentang ketentuan hukum dan rekomendasi untuk kosmetik halal, MUI juga menyebutkan beberapa unsur yang termasuk najis dan meragukan yang sering ada didalam kosmetik. Unsur-unsur tersebut adalah sebagai berikut.

Unsur haram yang tidak boleh ada di dalam kosmetik

Unsur dari babi dan anjing
• Unsur hewan buas
• Unsur tubuh manusia
• Darah
• Bangkai
• Hewan halal yang penyembelihannya tidak sesuai dengan syariat Islam
• Khamar (alkohol)

Unsur syubhat (meragukan) yang harus diwaspadai

• Plasenta
• Gliserin
• Kolagen
• Lactic Acid
• Hormon
• Vitamin
• Aneka pewarna, pewangi dan lain-lain

Rincian Penjelasan Unsur-Unsur Yang Rawan Haram

1. Plasenta Manusia
Plasenta adalah organ yang berbentuk vascular yang berkembang didalam uterus selama kehamilan. Merupakan penghubung antara kebutuhan janin calon bayi dengan ibunya. Karenanya plasenta merupakan bahan yang kandungan nutrisinya sangat kaya. Plasenta ada setelah proses persalinan atau melahirkan. Mengandung hormon yang dapat menstimulasi jaringan pertumbuhan yang kemudian di klaim mampu menghilangkan kerutan jika digunakan sebagai bahan kosmetika. Plasenta dapat berasal dari hewan (mamalia) seperti sapi, kambing, babi dan manusia. Plasenta mengandung larutan amniotic dan kolagen.Penggunaan plasenta berefek untuk mencegah penuaan kulit, serta mampu meremaja-kan kulit, mengatasi keriput kulit, menghaluskan & melembutkan kulit, & membuat kulit lebih nampak segar sebagaimana layaknya kulit bayi. Biasanya pemakaian plasenta digunakan pada hand & body lotion maupun krim pemutih.

2. Cairan Amnion
• Definisi Amnion adalah cairan ketuban (yang berada di sekitar janin dalam kandungan), berfungsi melindungi janin dari benturan fisik, berfungsi pula sebagai pelicin (lubricant) pada saat janin dilahirkan.
• Efek membantu melembabkan, melembutkan, serta menghaluskan kulit (mirip dengan plasenta).
• Pemakaian Amnion terbatas pada pelembab, lotion rambut, shampo, serta perawatan kulit & kepala.
• Bahan tersebut berasal dari hewani (sapi, babi)

3. Glyserin
• Glyserin merupakan turunan lemak (hasil samping pembuatan sabun).Penggunaan dalam kosmetika karena berefek dalam membantu melembabkan, melembutkan, serta menghaluskan kulit.
• Pemakaian Glyserin pada hand & body lotion, sabun mandi, pelembab, krim, lip-stick, lip-glose, dan lain-lain.
• tersebut dapat berasal dari hewani (sapi, babi) & nabati (kelapa, sawit, dan lain-lain).

4. Kolagen
• Kolagen merupakan protein jaringan ikat yang liat & bening kekuning-kuningan, bila kena panas akan mencair menjadi cairan yang agak kental seperti lem.
• Bahan ini dapat berasal dari sapi, babi atau organ manusia.
• Pada kosmetik, kolagen memiliki efek melembabkan, karena kollagen tidak larut air, tetapi sebaliknya menahan air. Dalam kosmetika berefek dalam proses pertumbuhan sel (jaringan), sehingga sangat penting untuk proses regenerasi sel, menjaga kelenturan kulit, serta mencegah kekeriputan kulit.
• Pemakaian kolagen dalam kosmetika adalah untuk hand & body lotion, terutama pelembab.

5, Hormon
• Hormon yang biasanya dipakai dalam kosmetika adalah hormon estrogen, ekstrak timus, maupun hormon melantonin.
• Hormon tersebut dapat memberikan hasil yang lebih memuaskan. Memberi kesan seakan pengguna lebih muda, lebih cantik, lebih segar, lebih ceria, kulit lebih lembut seperti kulit bayi.
• Akan tetapi, hormon-hormon tersebut adalah animal origin hormonehewan haram (hormon yang berasal dari hewan), sehingga harus dipastikan berasal dari hewan halal atau

6. Asam Alfa Hidroksi (AHA)
o Asam Alfa Hidroksi (AHA) merupakan suatu senyawa kimia yang sangat berguna untuk mengurangi keriput dan memperbaiki tekstur kulit
o Kosmetika yang menggunakan AHA akan membuat kulit terasa lebih halus, kenyal dan mantap.
o Pemakaian senyawa AHA banyak macamnya. Salah satu yang banyak dipakai adalah asam laktat (lactic acid). Akan tetapi, dalam pembuatannya, senyawa ini menggunakan media yang berasal dari hewan. Harus dipastikan apakah media yang dipergunakan adalah hewan halal atau hewan haram

Sahabat perempuan, Ibu-ibu cantik nan sholikhah, sahabat muda yang gaul tapi syar’i, bapak-bapak yang mencintai putri dan istri dunia akhirat, kakak-kakak yang selalu menjaga adik-adik perempuannya agar tetap sholkhah, marilah kita jaga agar perempuan kita, keluarga kita, hanya memakai kosmetik yang pasti halal. Jangan sampai amalan sholeh yang sudah kita upayakan untuk menjadi dasar hidup kita rusak hanya karena teledor saat berhias….Semoga bermanfaat.

Mbak Nomi

Related Post

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Categories