Pasti Halal Dot Com

Hati-hati! Masakan di Rumah makan ini Haram!

Hati-hati! Masakan di Rumah makan ini Haram! Serius, tidak setiap warung yang tidak memasang adanya kandungan haram memberitahukan kepada calon pembeli.

Dalam hal rumah makan yang jelas-jelas memasang identitas ketidakhalalan makanannya tentu kita dimudahkan unrtuk menghindarinya. Tapi untuk tempat makan yang “samar” kita memang butuh informasi pasti.

Pernah, seorang sohib, ustadz lulusan LIPIA, beberqapa kali “menimati” tongseng anjing di sebuah warung di kawasan Babarsari, Yogyakarta. Dia  sama sekali tidak tau dan tidak menduga bahwa tongseng yang disantap itu adalah daging anjing. Papan nama di warung itu tertulis “Tongseng Kambing Muda”.

Pada kunjungan yang ke sekian kalinya dia mengajak temannya yang pasangan pengantin baru. “Warungnya sederhana, tapi tongseng kambing mudanya sangat enak,” kata Ustadz kita ini. Begitu duduk, bertiga ditanya apakah yang dipen mereka. Tongseng, ini, itu, dan sebagainya.

Seorang tamu lain bertanya” Maaf, mbaknya berjilbab kok makan di sini?” tanya seseorang. “Emang kenapa? Tongseng kambing di sini enak kan?” jawaba sang Ustadz kawan saya tadi. “Itu bukan tongseng kambing Mas, tapi kambing kota, alias anjing!” Kata tamu tadi.

Jleb! Kawan lulusan LIPIA tadi pun kehilangan kata-kata. Bertiga mereka langsung meninggalkan tempat itu.

Nasi goreng juga makanan yang saat membeli kita harus sangat hati-hati. Titik kritis keharamannya ada pada bumbu, minyak, dan campuran daging yang penuh syubhat. Beberapa warung nasi goreng terkenal, mungkin tidfak asing bagi penduduk Jogja. Mereka dengan mudah membedakan mana nasi goreng halal, mana yang tidak halal, dan mana yang meragukan.

Seperti nasi goreng babi di Jalan Suryotomo, bagi kebanyakan orang jogja tentu tahu itu nasi goreng untuk konsumen khusus. Tapi karena tidak ada tanda-tanda, maka tidak jarang seorang muslim makan di situ.

Makanan lain yang juga perlu diwasadai adalah bakso. Menurut Ustadz Dr. Nanung Danardono, Fakuiltas Peternakan UGM, penelitian sederhana menggunakan alat deteksi haram, dari 100an warung bakso yang diobservasi, 45 persen lebih mengandung babi!

Chinesse Food juga makanan yang harus sangat hati-hati kita saat mau membeli dan mengkonsumsinya. Banyak koki yang percaya bahwa masakan Cina tidak akan maksimal kelezatannya tanpa menggunakan Angciu (Arak Merah).

Lalu, bagaimana sikap paling baik menghindarkan diri dari keterjebakan makan di warung non halal atau yang syubhat? Ini bisa dipakai sebagai langkah selamat:

  1. Wisata kuliner m,emang menyenangkan. Tapi, sudah seharusnya seorang muslim memegang prinsip bahwa yang paling penting darai makanan adalah kehalalannya. Jika syarat ini tidak ada, lupakan!
  2. Di tempat asing di mana Anda tidak memiliki informasi apapun tentang restoran  / rumah makan di situ, pilih hanya yang bersertifikat halal.
  3. Jika ada teman muslim di kota itu yang memegang ketat prinsip halal-haram, mintalah rekomendasi dia. Biasanya kawan seperti ini punya informasi lengkap.
  4. Googling tentang tempat makan halal di kota itu. Cukup banyak blog/situs yang menyediakan informasi kuliner halal. Salah satunya, Anda bisa membuka pastihalal.com. Sudah ada beberapa kota yang ditunjukkan di mana Anda bisa mendapatkan makanan halal.

Kalau di artikel lain sudah kami tunjukkan di mana Bakmie Jawa Halal, Gudeg Halal, dan Sate Klathak Halal di Jogja, sekarang kami tunjukkan sebagian kuliner non halal alias haram di wilayah kota (Masakan di Rumah makan ini Haram!.)

Masakan di Rumah makan ini Haram!

  1. NASI GORENG BABI PAPILLON Sebenarnya ini memang warung khusus bagi yang tidak memakai prinsip halal haram. Tapi karena remang dan tidak ada tanda apapun, ada kemungkinan orang luar kota tidak mengerti.Lokasi di trotoir Jln. Suryotomo, Jogja, di pojokan bekas diskotik Papillon. Taua seberang Toko Progo, asekitaer 200 meter arah selatan, timur jalan. Warung kaki lima yang buka malam hari ini sangat ramai dikunjungi pembeli sejak saat buka.
  2. NASI GORENG KEKIAN MANULIFE Non halal, mengandung BabiLokasi di Jl. H.O.S. Cokroaminoto, Tegalrejo, Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta

    Tepat ngemper didepan kantor Asuransi Manulife, sehingga dagangan digelar juga malam pukul 19.00 – 23.00 wib.

  3. NASI GORENG TJOK THIAM / WARUNG BAKMIE KETANDAN (Cok Diam, boso Jogja, Mengandung Babi)Terletak di Jalan Bhayangkara, Ngampilan, Jogjakarta. Arahnya dari pasar Pathuk langsung belok kanan ke Selatan, arah ke RS. PKU Muhammadiyah atau ke Jalan KH. Ahmad Dhalan, sekitar 400 meter akan ketemu warungnya di sebelah kanan jalan.
  4. WARUNG 52 JOGJA ( Chinese Fusion )
    Jl Kabupaten Km1 Nogotirto Sleman
  5. Khas Batak :
    Tapian Nauli Bang UCOK
    Jalan Wirajaya No. 315 Gejayan, Condong Catur
  6. Food Fusion :
    Charlie King
    Hartono Mall Lt 3
  7. Burger :
    Pothz Burger
    Jl. STM Pembangunan No.14, Caturtunggal
  8. Khas Bali :
    Bu Komang
    JL. Pura Sorowajan, No. 201, Banguntapan, Bantul
  9. Khas Timor :
    East Pork Babi Asap
    Jl. Tantular No.320, Condongcatur
  10. Western :
    Piggylicious
    Jl. Ahmad Jazuli zakir no.2
  11. Rumah Makan Sintawang (Seafood, Chinesse Food) Jalan Magelang, Jogjakarta.
  12. Sate, tongseng, dan Rica-rica Anjing. Warung jenis  ini cukup banyak di Jogja. Biasanya buka malam hari dan suasana remang. Tandanya, akadang terdapat tulisan seperti Sengsu, Tongseng Jamu, Sate jamu, dst…

Masih banyak tempat makan yang demikian. Tetaplah berhati-hati sehingga terjaga kehalalan konsumsi kita.

(Jogja: Masakan di Rumah makan ini Haram!)

Related Post

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Categories